Curhat #1

Karena saya tidak bisa tidur, maka saya putuskan untuk menulis blog ini. Jadi ceritanya saya tidak bisa tidur karena memikirkan sesuatu . Apa coba??? Apalagi kalau bukan masalah organisasi saya tidak ingin menyebutkan organisasi apa yang sudah saya lalui itu tapi yang jelas memang banyak pembelajaran yang bisa saya ambil dari permasalahan demi permasalahan terutama masalah "kebatinan".

Jadi begini,, selama saya menjabat sebagai pengurus dari awal sebagai pengurus sampai akhirnya selesai kepengurusan  saya bingung saya ini pengurus tapi tidak seperti pengurus (pie jal perasaanmu?) saya menjabat sebagai bendahara di kepengurusan itu tapi apa rasanya saya hanya seperti bank yang hanya menyimpan dan menjaga uang saja kontribusi untuk memajukan organisasi itu sendiri saya rasa kuran dan amat sangat kurang, acara demi acara saya lewati dengan penuh kebingungan (hahaha). Sebenarnya saya menyukai pekerjaan saya tapi lingkungan saya yang tidak saya suka mereka selalu mementingkan diri mereka sendiri, tidak ada pengertian satu sama lain, maunya benar sendiri tanpa melihat sudut pandang dari segi yang lain. Saya muak dengan semua itu, peristiwa- peristiwa itu selalu membuat saya tersiksa batin.

Hingga akhirnya selesai kepengurusan dibentuklah kepengurusan baru dan membuat saya galau kembali melanjutkan tekanan batin atau mengakhiri semuanya karena di sisi lain ketua yang baru ini berbeda dengan ketua sebelumnya yang menurut saya lebih fleksibel untuk diajak berubah dan memajukan organisasi lebih baik lagi dan dia cukup bijaksana juga. Tetapi banyak juga orang- orang dibelakang saya yang selalu menyuuport saya dengan kebingungan saya ini (huft)  hingga suatu saat pembentukan kepengurusan itu datang ternyata saya dipilih untuk menjadi ketua teater. What Amazing! Menurutku itu suatu penghargaan tersendiri bagi saya melihat banyak kejadian antara teater dan organisasi yang akhirnya menimbulkan banyak kesalahpahaman dan perselisihan  di saat posisi seperti itu saya berusaha untuk netral tidak memihak manapun karena kita satu karena satu akan sulit untuk bekerja kalau mereka terpecah.

Dan saya berencana ingin mengundurkan diri sebagai ketua bukan karena takut atau bagaimana menjadi ketua saya memang mengiyakan saat ditanyai ingin menjadi pengurus lagi atau tidak pad kegiatan musga/musang/mubes kebetulan dua hari setelahnya saya tidak mengikuti kegiatan itu karena tugas kuliah di magelang. Nah, ini yang membuat saya benar- benar ingin memberontak, pada saat itu saya dipilih untuk menjadi pimpinan sidang juga sebenarnya ada tiga orang yang menjabat sebagai pimpinan sidang. Di akhir acara pimpinan sidang harus menandatangani (bla...bla...bla) agar sah  mereka kebingunan mencari saya sudah saya jawab satu persatu kalau saya sedang mengerjakan untuk tugas kuliah di magelang tapi hanya satu dua orang saja yang mau mengerti keadaan saya yang lain sebaliknya merasa benar, kuat dll padahal itu sudah jelas untuk tugas kuliah. Ketika saya sudah pulang kebetulan malam hari saya bilang kalau bisa untuk datang di acara tersebut tapi tidak ada kendaraan untuk kesana , lambat sekali responnya dan akhirnya tidak ada yang menjemput saya utnuk datang kembali ke acara itu. Jujur geram sekali rasanya, saya sudah punya niat untuk memajukan organisasi itu tetapi orang- orang yang tidak mengetahui malah memojokkan, membully juga pernah. Sebelum saya menumpahkan semuanya disini, sudah saya ceritakan kepada orang- orang yang saya percaya dan selalu menyupport saya mereka hnya tersenyum kecil dan mengesankan bahwa sudah jangan diteruskan saja kalu orang- orangnya seperti itu.

Dan sepertinya saya memang harus keluar dari tempat itu dan mencari kegiatan lain yang lebih membahagiakan hati saya........

Komentar

Postingan Populer